GG Beraksi Indramayu 2026: Aksi Bersih Sampah di Taman Cimanuk
Ratusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti aksi bersih-bersih yang diinisiasi oleh Green Generation Indonesia (GGI) di Taman Cimanuk, Indramayu. Kegiatan bertajuk GG Beraksi 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di momentum tahun baru.
GG Beraksi 2026, yang diinisiasi oleh Komunitas Green Generation Indonesia (GGI), digelar di Taman Cimanuk dan Alun-Alun Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (1/1/2026). Kegiatan ini melibatkan lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar SMP, SMA, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Project Leader GG Beraksi 2026 Kabupaten Indramayu, Sa’ad Al Mubarok, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan.
“Lingkungan adalah rumah kita. Kita berasal dari lingkungan, lingkungan menjaga kita, dan sudah seharusnya kita juga menjaga lingkungan,” ucapnya.
Untuk wilayah Kabupaten Indramayu, GG Beraksi 2026 dilaksanakan di dua titik, yakni Taman Cimanuk dan Alun-Alun Kecamatan Haurgeulis Indramayu. Di Taman Cimanuk, kegiatan bersih-bersih dilakukan melalui tiga rute, sementara di Alun-Alun Kecamatan Haurgeulis terdapat empat rute pembersihan.
“Selain aksi bersih-bersih, peserta juga diedukasi agar membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta mengurangi penggunaan barang sekali pakai,” terang Sa’ad.
Masyarakat diimbau menggunakan barang ramah lingkungan seperti tumbler, tote bag, dan wadah yang dapat digunakan kembali, serta menghindari plastik dan styrofoam.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu berupa peralatan kebersihan, di antaranya sapu lidi, serokan, dan trash bag. Sejumlah pihak juga turut mendukung, seperti Lapas Indramayu, Bulog Indramayu, Pemerintah Desa Dermayu, Keluarga Sakinah serta Gerakan Kebahagiaan SWH.
Melalui GG Beraksi 2026, Green Generation Indonesia berharap gerakan kecil ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat Indramayu, khususnya generasi muda, untuk menjadi agent of change di lingkungan masing-masing.
“Bukan hanya pemerintah yang bertanggung jawab terhadap isu lingkungan, tetapi kita sebagai pemuda juga bisa menjadi agen perubahan, dimulai dari keluarga dan sekolah,” ucapnya.
Salah satu peserta GG Beraksi 2026, Zahrah, asal SMK Migas Balongan, mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan ini.
“Ini merupakan kegiatan yang cukup mengedukasi terkait lingkungan. Baru pertama kali saya terlibat dalam aksi GG Beraksi ini, keren acaranya, banyak teman baru juga,” pungkas Zahrah.
Ke depan, GGI juga mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari sumbernya, baik sampah organik, anorganik, maupun B3, demi mewujudkan Indramayu yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow