Surabaya Sambut 2026 dengan Doa Lintas Agama, Empati untuk Korban Bencana
SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya mengawali malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 dengan doa bersama lintas agama di Balai Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025) malam, sebagai wujud empati dan solidaritas bagi para korban bencana di sejumlah daerah di Indonesia.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa doa lintas agama ini menjadi wadah kebersamaan bagi seluruh warga Surabaya dari berbagai latar belakang keyakinan. Perwakilan dari Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Khonghucu akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Di Surabaya, malam tahun baru kita awali dengan doa lintas agama. Kita berdoa sesuai keyakinan masing-masing. Setelah itu silakan beraktivitas, tapi jangan berlebihan,” ujar Eri, Senin (29/12/2025).
Eri menjelaskan bahwa momentum pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai waktu untuk refleksi diri, bukan sekadar perayaan. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan malam tahun baru sebagai sarana introspeksi atas perjalanan hidup dan kontribusi sosial yang telah diberikan.
“Setiap tahun bertambah, usia kita juga bertambah. Pertanyaannya, sejauh mana kita sudah bermanfaat bagi sesama,” ucapnya.
Pemkot Surabaya juga menegaskan larangan penggunaan kembang api saat malam tahun baru sebagai bentuk empati kepada daerah-daerah yang masih berjuang memulihkan diri pascabencana.
“Kita ingin ikut merasakan apa yang dialami saudara-saudara kita. Karena itu, perayaan tidak perlu berlebihan,” tegas Eri.
Selain kembang api, Pemkot juga melarang penggunaan knalpot brong demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan warga. Eri menegaskan bahwa pelanggaran terhadap aturan tersebut akan mendapat respons sosial dari masyarakat.
“Kalau sampai ada yang melanggar dan viral, sanksi sosial itu jauh lebih berat,” katanya.
Eri juga mengapresiasi solidaritas warga Surabaya terhadap korban bencana. Dalam dua pekan terakhir, donasi yang terkumpul mencapai Rp8,9 miliar dalam bentuk uang tunai dan sekitar Rp1,2 miliar dalam bentuk barang.
“Ini bukti kepedulian warga Surabaya luar biasa. Mari kita awali tahun baru dengan doa, agar kota ini selalu diberi keselamatan dan dijauhkan dari bencana,” pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow