Jembatan Gantung Garuda di Tanggamus Capai 45 Persen, Dukung Mobilitas Warga
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang terletak di Sungai Way Umbar, Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Tanggamus, Lampung, menunjukkan perkembangan menggembirakan dengan progres mencapai 45 persen. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga dan mempermudah akses ke berbagai layanan penting.
Sinergi TNI, Polri, dan Masyarakat dalam Pembangunan Jembatan
Pengerjaan jembatan ini melibatkan kolaborasi antara Tim Vertical Rescue Indonesia (VRI) Jembatan Garuda, unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci percepatan pembangunan di daerah.
Peran TNI dalam Pemerataan Pembangunan Infrastruktur
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini adalah bagian dari upaya TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
"Jembatan ini dibangun untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan," kata Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Progres Pembangunan Jembatan Gantung Garuda
Hingga saat ini, pekerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah dan pembuatan garpu serta anchor telah rampung 100 persen. Pembentangan seling juga telah mencapai 60 persen.
Tahapan Selanjutnya dalam Pembangunan
Pemasangan papan lantai, ram kawat, gelagar melintang, serta gelagar memanjang masih menunggu tahapan selanjutnya dalam proses pembangunan jembatan.
Prioritas Keselamatan dan Ketahanan Jangka Panjang
Kristomei Sianturi menekankan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda tidak hanya berfokus pada hasil fisik, tetapi juga pada aspek keselamatan dan ketahanan jangka panjang.
"Kami memastikan, seluruh tahapan dikerjakan sesuai standar teknis agar jembatan ini aman, kuat, dan dapat digunakan dalam waktu lama oleh masyarakat," tegas Mayjen Kristomei.
Keterlibatan Aktif Masyarakat dalam Pembangunan
Sebanyak 49 personel terlibat dalam kegiatan pembangunan jembatan, terdiri atas unsur TNI, Tim VRI, Polri, BPBD, Tagana, aparat pekon, serta masyarakat setempat. Keterlibatan warga mencerminkan semangat gotong royong yang kuat di Lampung.
Menurut Kristomei, keterlibatan warga dalam proses pembangunan mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di masyarakat Lampung.
Dengan bekerja bersama, pembangunan tidak hanya lebih cepat, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki. Situasi keamanan di sekitar lokasi pembangunan terpantau aman dan terkendali, meskipun kondisi cuaca sepanjang hari dilaporkan mendung.
Harapan akan Jembatan Gantung Garuda
Pangdam XXI/Radin Inten berharap agar Jembatan Gantung Garuda dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan warga sebagai sarana penghubung antar wilayah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow