Lampung Tunda Bayar Anggaran 2025, Ini Penjelasan Pemprov!
Pemerintah Provinsi Lampung mengambil langkah berat dengan menunda pembayaran anggaran tahun 2025. Hal ini disebabkan pendapatan daerah yang tidak mencapai target yang telah ditetapkan dalam APBD 2025. Bagaimana penjelasan lengkapnya?
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Nurul Fajri, memberikan penjelasan resmi terkait alasan di balik kebijakan tunda bayar ini.
Penyebab Tunda Bayar Anggaran Lampung 2025
Menurut Nurul Fajri, kebijakan tunda bayar ini terpaksa diambil karena pendapatan daerah Provinsi Lampung tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan dalam APBD 2025. Hingga akhir tahun anggaran, pemerintah daerah belum berhasil memenuhi target pendapatan yang diharapkan.
Dampak pada Ketersediaan Kas Daerah
Kondisi ini berdampak langsung pada ketersediaan kas daerah. Akibatnya, sebagian kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga serta program-program daerah harus mengalami penundaan.
“Tunda bayar terjadi karena pendapatan daerah yang diterima hingga akhir 2025 belum mencapai target. Kebijakan ini merupakan langkah pengelolaan keuangan yang harus diambil akibat kondisi pendapatan yang tidak sesuai target. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menyelesaikan seluruh kewajiban tersebut pada Tahun Anggaran 2026,” kata Nurul Fajri, Kamis (1 Januari 2026).
Komitmen Pemprov Lampung
Meskipun terjadi tunda bayar, Pemprov Lampung tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas keuangan daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memastikan seluruh kewajiban akan diselesaikan pada tahun anggaran berikutnya.
Pemerintah Provinsi Lampung juga tengah berupaya memperkuat strategi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta mengoptimalkan pos-pos pendapatan lainnya.
Upaya Pemerintah Provinsi Lampung
Lebih lanjut, Pemprov Lampung terus mendorong efisiensi belanja daerah, pengendalian program strategis, serta peningkatan tata kelola keuangan. Tujuannya adalah agar realisasi APBD 2026 dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.
Efisiensi Belanja Daerah
Salah satu fokus utama adalah melakukan efisiensi pada belanja daerah. Hal ini dilakukan dengan memprioritaskan program-program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
Pengendalian Program Strategis
Pemprov Lampung juga melakukan pengendalian terhadap program-program strategis. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa program-program tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan hasil yang optimal.
Peningkatan Tata Kelola Keuangan
Peningkatan tata kelola keuangan menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas fiskal daerah. Pemprov Lampung terus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Harapan Pemerintah Provinsi Lampung
Dengan penjelasan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap publik dapat memahami bahwa kebijakan tunda bayar merupakan langkah sementara. Langkah ini diambil dalam mengatasi ketidakseimbangan pendapatan dan belanja daerah, sekaligus sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan fiskal provinsi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow