BGTK Lampung Jadi Rumah Guru, Fasilitas Gratis dan Program S1 Dibuka!
Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Lampung menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra bagi guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Lampung, bukan sekadar lembaga birokrasi. BGTK membuka diri sebagai ruang aman dan inklusif bagi para pendidik untuk mengembangkan potensi diri.
BGTK Lampung: Rumah Bagi Guru
Kepala BGTK Lampung, Hendra Apriawan, ingin menghapus kesan formal dan menciptakan kedekatan antara lembaga dan guru. Ia mengajak para guru untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas BGTK.
“Kami tidak ingin guru sungkan atau takut datang ke BGTK. Balai ini adalah rumah Bapak dan Ibu guru,” ujar Hendra.
Fasilitas Gratis untuk Pengembangan Kompetensi
BGTK Lampung membuka akses seluas-luasnya bagi guru, tenaga kependidikan, dan organisasi profesi untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia secara gratis. Fasilitas tersebut meliputi ruang pertemuan, asrama, dan Wi-Fi gratis untuk kegiatan peningkatan kompetensi, rapat, atau diskusi profesi. Guru cukup mengajukan surat permohonan resmi.
Layanan Daring yang Responsif
Selain layanan luring, BGTK Lampung memperkuat layanan komunikasi daring. Guru dapat menyampaikan aspirasi, keluhan, atau kebutuhan pengembangan kompetensi melalui WhatsApp Unit Layanan Terpadu (ULT), Instagram, dan Facebook resmi BGTK Lampung.
Hendra bahkan membuka nomor pribadinya untuk mempercepat komunikasi dengan guru.
“Saya berusaha menjawab semua pesan yang masuk,” katanya.
Kesempatan Raih Gelar S1 dengan Program RPL
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong peningkatan kualifikasi akademik guru. Salah satu program strategisnya adalah peningkatan kualifikasi pendidikan bagi guru non-S1 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Program RPL ini memberikan kesempatan bagi guru yang belum memiliki gelar sarjana untuk menempuh pendidikan selama satu tahun secara daring dan memperoleh gelar S1 dengan beasiswa penuh dari pemerintah.
“Tidak ada batas usia. Yang penting guru tersebut belum S1,” ujar Hendra.
Program ini terbuka bagi guru dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK di seluruh Indonesia. Hendra menambahkan bahwa kuota program RPL pada tahun sebelumnya belum terpenuhi, sehingga peluang bagi guru masih sangat terbuka.
Fokus Program BGTK Lampung di Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, BGTK Lampung akan berfokus pada program-program prioritas kementerian, seperti deep learning, penguatan kompetensi coding dan kecerdasan artifisial (AI), peningkatan kompetensi guru bimbingan konseling (BK), STEM, serta Program Keprofesian Guru Berkelanjutan Indonesia (PKGBI).
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Peta Kompetensi
BGTK Lampung juga merencanakan pengembangan modul pembelajaran berbasis peta kompetensi guru. Dengan pendekatan ini, diharapkan peningkatan kompetensi bisa lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil guru di lapangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow