Kecelakaan Pelajar di Ponorogo Meningkat, Polres Minta Pemkab Sediakan Angkutan Umum
Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Ponorogo mengalami peningkatan dalam setahun terakhir. Polres Ponorogo mendesak Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk menyediakan angkutan umum khusus pelajar untuk menekan penggunaan kendaraan bermotor ke sekolah.
Data Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat
Polres Ponorogo menyampaikan rilis akhir tahun pada Senin, 29 Desember 2025, yang mengungkapkan peningkatan signifikan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur.
Rincian Data Kecelakaan
Pada tahun 2024, dari 736 kejadian kecelakaan, 112 kejadian (sekitar 15,21 persen) melibatkan anak di bawah umur. Empat anak meninggal dunia, 170 luka-luka, dan kerugian material mencapai Rp122.500.000.
Periode 1 Januari hingga 20 Desember 2025 mencatat peningkatan menjadi 153 kejadian (19,71 persen dari 776 kejadian). Enam anak meninggal dunia, 151 luka-luka, dan kerugian material mencapai Rp178.500.000.
Respon Polres Ponorogo
Polres Ponorogo menilai peningkatan ini sebagai perhatian serius, karena mayoritas korban adalah pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah.
Desakan Penyediaan Angkutan Umum
Polres Ponorogo mendorong Pemkab Ponorogo untuk segera mengkaji dan mengimplementasikan penyediaan angkutan umum khusus pelajar.
Upaya Sosialisasi Keselamatan
Satlantas Polres Ponorogo terus mengintensifkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas ke sekolah-sekolah.
Penggunaan Sepeda Listrik
Polres Ponorogo menyoroti tingginya penggunaan sepeda listrik di kalangan anak di bawah umur. Hingga saat ini, belum ada kebijakan yang memperbolehkan sepeda listrik digunakan di jalan raya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow