Polresta Bandar Lampung Bekuk 424 Tersangka Narkoba Sepanjang 2025
- Ratusan Kasus Narkoba Terungkap
- Barang Bukti Narkoba Senilai Miliaran Rupiah Disita
- Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkoba
- Sinergi Masyarakat Dibutuhkan
- Fokus Pemberantasan Sabu-Sabu
- Peningkatan Kolaborasi dengan Instansi Terkait
- Pengawasan Diperketat
- Masyarakat Diminta Aktif Melapor
- Narkoba Musuh Bersama
Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus 424 tersangka terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika sepanjang tahun 2025. Keberhasilan ini merupakan komitmen pihak kepolisian dalam memberantas narkoba di wilayah Bandar Lampung, serta menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari bahaya zat terlarang.
Ratusan Kasus Narkoba Terungkap
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menjelaskan bahwa Satuan Reserse Narkoba (Satres) Narkoba Polresta Bandar Lampung telah menangani 299 kasus tindak pidana narkoba selama periode Januari hingga Desember 2025.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba wilayah Bandar Lampung. Dari 299 kasus yang kami tangani. Total ada 424 tersangka yang berhasil kami proses secara hukum,” ujar Kombes Pol Alfret, Rabu (30/12).
Barang Bukti Narkoba Senilai Miliaran Rupiah Disita
Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti narkotika dengan nilai yang fantastis, meliputi:
- Ganja: 3.905,28 gram
- Sabu-sabu: 9.375,15 gram
- Pil Ekstasi: 1.932 butir
- Tembakau Sintetis: 433,49 gram
Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkoba
Kombes Pol Alfret menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan upaya nyata dalam menyelamatkan generasi muda dari ketergantungan narkoba.
“Estimasi kami, dari total barang bukti yang disita, ada sekitar 45.956 jiwa yang berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Selain itu, kami juga berhasil mencegah potensi kerugian finansial masyarakat yang mencapai sekitar Rp10 miliar,” katanya.
Sinergi Masyarakat Dibutuhkan
Mantan Kapolres Poso ini juga mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian, terutama dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
“Narkoba adalah musuh bersama. Ke depan, kami akan semakin memperketat pengawasan. Baik melalui langkah preventif maupun penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu,” kata Kapolresta.
Fokus Pemberantasan Sabu-Sabu
Pihaknya juga menyoroti masih tingginya peredaran sabu-sabu yang mendominasi barang bukti tahun ini. Kedepan, Polresta Bandar Lampung berencana meningkatkan kolaborasi dengan instansi terkait untuk memutus rantai distribusi narkoba dari hulu ke hilir.
Peningkatan Kolaborasi dengan Instansi Terkait
Polresta Bandar Lampung akan meningkatkan kolaborasi dengan berbagai instansi terkait untuk mempersempit ruang gerak para pengedar narkoba.
Pengawasan Diperketat
Pihak kepolisian akan memperketat pengawasan, baik melalui langkah preventif maupun penegakan hukum yang tegas.
Masyarakat Diminta Aktif Melapor
Masyarakat diimbau untuk aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba.
Narkoba Musuh Bersama
Kombes Pol Alfret menekankan bahwa narkoba adalah musuh bersama dan perlu adanya sinergi dari seluruh elemen masyarakat untuk memberantasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow