Modual Nekad: Konflik dan Bahaya Warnai Sekuel Modal Nekad di Akhir 2025
Siap meramaikan libur akhir tahun 2025, film "Modual Nekad" melanjutkan kisah tiga saudara yang penuh intrik dan masalah. Sebagai sekuel dari "Modal Nekad" (2024), film ini kembali disutradarai dan ditulis oleh Imam Darto.
Produksi film ini melibatkan kolaborasi antara Starvision dan Pabrik Cerita. Naskah film digarap oleh Imam Darto bersama Sesa Nasution dan Warman Nasution.
Gading Marten, Tarra Budiman, dan Fatih Unru kembali menghidupkan karakter Saipul, Jamal, dan Marwan.
Kembalinya Tiga Sekawan dalam "Modual Nekad"
Setelah sukses membawa kabur koper berisi miliaran rupiah, ketiga saudara ini sepakat untuk membagi uang tersebut secara adil. Mereka berjanji untuk menggunakan uang itu bersama-sama tanpa ada yang curang.
Kehidupan yang Sempat Membaik
Kehadiran uang tersebut sempat membawa perubahan positif dalam hidup mereka. Saipul berhasil memperbaiki hubungannya dengan sang istri, Gina. Jamal memutuskan untuk menikah dan membuka usaha sendiri. Sementara itu, Marwan akhirnya dapat menyelesaikan pendidikannya di bangku kuliah.
Masalah Baru Menghantam Kepercayaan
Kebahagiaan yang mereka rasakan ternyata tidak berlangsung lama. Sebuah masalah besar muncul secara tiba-tiba dan menghancurkan kepercayaan yang telah dibangun.
Saipul dan Jamal merasa sangat marah ketika mengetahui bahwa sisa uang yang mereka miliki telah raib. Ternyata, Marwan menggunakan uang tersebut tanpa izin.
Marwan Terpaksa Tebus Rumah Warisan
Marwan mengambil langkah nekat dengan menggunakan uang tersebut untuk menebus rumah warisan dari ayah mereka yang telah disita oleh bank. Keputusan inilah yang kemudian memicu konflik besar di antara mereka.
Foto Misterius dan Ancaman Berbahaya
Akibat tekanan yang begitu besar, Marwan harus mencari cara untuk mengganti uang yang telah ia gunakan secepat mungkin. Di tengah kekacauan yang terjadi, ia menemukan sebuah foto misterius di dalam koper tersebut.
Deretan Angka Mencurigakan
Foto tersebut berisi deretan angka yang sangat mencurigakan. Penemuan ini menyeret mereka ke dalam masalah yang jauh lebih berbahaya dari sebelumnya.
Terjebak dalam Pusaran Kejahatan
Ketiganya kini harus berhadapan dengan seorang pengusaha kejam dan seorang jaksa yang korup. Tidak hanya itu, bayang-bayang masa lalu juga kembali menghantui mereka.
Demi melindungi keluarga mereka, Saipul, Jamal, dan Marwan terpaksa harus membongkar sebuah rahasia besar. Kini, nyawa mereka menjadi taruhannya.
"..." kata Nama, Hari (Tanggal).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow